[Random Snippet Kitchen] Bakso Telur Puyuh

Resep asli bisa diliat disini.

Bahan:
Bahan bakso.
500 gr daging sapi giling

1.5 sdm garam
75 ml air es (ganti 5 cube ice block)
2 1/2 sdm tepung sagu (saya ganti pake tapioca)
150 ml air (ga pake )
1 sdt merica bubuk
1 siung bawang putih, haluskan
1 sdt baking powder (ga pake)
Bahan isi.
25 buah telur puyuh, rebus, kupas
Tips. untuk efisiensi, beli aja telur puyuh yang udah matang dan terkupas
Bahan kuah.
1 buah tulang kaki sapi
5 siung bawang putih dicincang
5 liter air
1 sdt lada
minyak untuk menumis bawang putih
garam secukupnyaBahan pelengkap.
2 batang daun bawang, potong halus

2 batang seledri, iris halus
bawang goreng
Sambel bakso.
100 gr cabe rawit (sekitar 25-30 biji, ukuran sedang)
2 buah bawang putih
1 sdt garam

Cara membuat:
Bakso.

  1. Campur daging giling, garam dan air es sampai rata. Lebih bagus kalo di-blend memakai food processor. Tapi kalo enggak ada, pake blender juga enggak pa pa.
  2. Keluarin dari blender, tambahkan tepung sagu (atau dalam kasus saya adalah maizena), aduk sambil ditambahin air, merica, bawang putih dan baking powder. Banting-banting adonan sampai kalis.
  3. Ambil satu sendok makan adonan, pipihkan, masukkan telur puyuh, buletin lagi sampai rapat. Rebus dalam air mendidih sampai bakso terapung.
Kuah.
  1. Panaskan minyak, tumis bawang putih sampai harum
  2. Masukkan tulang kaki sapi dan lada bubuk. Tambahkan air.
  3. Rebus dengan api kecil sampai tersisa sekitar 3 liter
Note. Aroma harum dan rasa gurih akan keluar dari tulang.
Proses perebusan juga harus lama.

Sambal. 
(ini sambal bakso ala RandomSnippets, ya!)

  1. Rebus seluruh bahan (kecuali garam) sampai layu.
  2. Ulek halus bersama garam.
  3. Tuangi air kaldu secukupnya.
Advertisements

2 responses to “[Random Snippet Kitchen] Bakso Telur Puyuh

  1. mau nanya boleh ya..supaya adonan menutupi telur dengn sempurna dan bulat caranya gimana ya.soalnya sy pernah buat tapi telurnya masih klihatan.thanks

    • mungkin itu terlalu tipis dan kurang kuat menekan2 sambungannya. Itu juga yang terjadi pada saya kalo kurang kuat menekan2 sambungan dan terlalu tipis adonan dagingnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s